← Kembali ke artikel

Flutter vs React Native di 2026: Pilih yang Mana?

Baiq Nurul Aini

11 September 2026

Flutter vs React Native di 2026: Pilih yang Mana?

Jawaban jujurnya: tergantung. Tapi ada lima pertanyaan yang bisa mempersempit pilihan.

Setiap kali pertanyaan ini muncul, jawabannya selalu "tergantung". Masalahnya, orang yang bertanya biasanya sudah tahu itu. Jadi mari kita pecah jadi pertanyaan yang lebih kecil.

1. Tim kamu menguasai JavaScript atau Dart?

Kalau tim sudah nyaman dengan React dan TypeScript, React Native memangkas waktu belajar secara signifikan.

2. Seberapa penting tampilan yang identik di tiap platform?

Flutter menggambar sendiri seluruh antarmukanya, jadi hasilnya paling konsisten.

3. Apakah butuh akses hardware yang tidak biasa?

Keduanya punya jembatan ke kode native, tapi kualitas paketnya berbeda-beda. Cek dulu paket spesifik yang kamu butuhkan.

4. Berapa ukuran aplikasinya?

Aplikasi Flutter minimal biasanya lebih besar karena membawa render engine-nya sendiri.

5. Apakah aplikasi akan lama dirawat?

Kalau ya, lihat kesehatan komunitas paket yang akan kamu pakai, bukan hanya framework-nya.

Penutup

Keduanya cukup baik untuk 90% aplikasi. Yang menentukan adalah siapa yang akan merawat kode itu dua tahun lagi.

Flutter vs React Native di 2026: Pilih yang Mana? | Mataram Dev